Haii..haaii.. Tahun
2016 sudah siap UKMP2DG belum niih? *padahal yg nulis baru mau semester
6 :D ini aku sekedar share soal UKMP2DG yg dulu dikenal sbg UKDGI.
Iseng2 nyari di internet gegara kemarin mau Try Out. Kali aja bermanfaat
kalau aku share di sini :D
Informasi lebih lanjut ttg kelanjutan soal ini, silahkan hub.aku di thyasyahbana@yahoo.co.id
makasiih sejawat -,-TRY OUT
1. Pasien perempuan berusia 37 tahun
datang ke RSGM dengan keluhan mulut kering dan susah menelan makanan. Hasil
pemeriksaan menunjukkan pasien menderita epilepsy dan rutin mengkonsumsi
dilantin. Pada pemeriksan tidak didapatkan adanya kelainan ekstra maupun
intraoral serta tidak adanya pembengkakan di semua regio. Komponen saliva
apakah yang berkurang pada kondisi pasien tersebut?
a. Amylane
b. Statherin
c. Albumin
d. Musin
e. Lysozime
2. Seorang perempuan berusia 35 tahun
datang ke RSGM dengan keluhan adanya benjolan pada gusi depan atas. Keluhan
tersebut dirasakan sejak 4 bulan yang lalu, dimulai dari pertengahan gigi depan
atasnya dan semakin lama semakin membesar sehingga mengganggu penampilannya.
Pemeriksaan EO tidak ada kelainan. Pemeriksaan IO terdapat benjolan pada
interdental papilla regio 11, 21, berukuran ±0,5 cm, warna sama dengan jaringan
sekitarnya, bertangkai lebar, tidak sakit dan tidak mudah berdarah, permukaan
halus, kosistensi kental. Apakah diagnosis klinik kasus diatas?
a. Epulis fisuratum
b. Epulis gravidarum
c. Epulis fibromaros
d. Epulis granulomatosa
e. Epulis haemangioma
3. Laki-laki berusia 20 tahun datang ke
RSGM dengan keluhan lubang pada gigi geraham bawah kanan, sakit berdenyut.
Pemeriksaan IO tampak gigi 46 mengalami karies mencapai pulpa. Diagnosis:
pulpitis irreversible. Apakah gambaran histopatologis yg terjadi pada kelainan
tersebut?
a. Proliferasi kapiler
b. Peningkatan jumlah kolagen
c. Infiltrasi sel plasma
d. Infiltrasi sel radang PMN/ Netrofil
e. Proses fibroblastic
4. Perempuan berusia 30 tahun datang
dengan keluhan sakit berdenyut pada gigi geraham bawah kanan yang berlubang.
Pemeriksaan IO gigi 37 karies mencapai pulpa. Apakah bakteri yang terlibat
dalam proses karies ini?
a. Streptococcus sanguis
danvlactobacillus
b. Lactobacillus dan Staphylococcus
aureus
c. Streptococcus mutans dan
Staphylococcus aureus
d. Streptococcus mutans dan
Lactobacillus
e. Streptococcus sanguis dan
Staphylococcus aureus
5. Seorang anak perempuan berusia 5
tahun, datang bersama ibunya ke RSGM dengan keluhan giginya yang berwarna
abu-abu. Keluhan ini disertai dengan rasa ngilu. Pemeriksaan EO tidak ada
kelainan. Pemeriksaan IO tampak gigi anterior atas berwarna abu-abu kecoklatan,
agak transparan dan nampak tipis, bagian insisial gigi anterior dan oklusal
gigi posterior mengalami atrisi. Pemeriksaan radiologis tampak akar-akar gigi
depan ramping dan pendek, ruang pulpa dan saluran akar mengecil dan terdapat
gambaran radiolusen pada periapikal. Apakah penyebab kelainan pada gigi
tersebut?
a. Kerusakan jaringan endodermal
b. Kerusakan jaringan mesenkimal
c. kerusakan jaringan mesodermal
d. Kerusakan jaringan epidermal
e. Kerusakan jaringan ektodermal
6. Seorang laki-laki usia 28 tahun
datang ke klinik Periodonsia RSGM dengan keluhan gigi belakang goyang dan gigi
depan atas bergeser sejak 3 bulang yang lalu. Hasil anamnesis diperoleh
informasi ada rasa sakit bila mengunyah. Pemeriksaan IO diperoleh hasil: gigi
16, 17, 26, 27, 36, 37, 46, 47 goyang derajat 2, gigi 11, 12, 21, 22 migrasi ke
distolabial. Hasil pemeriksaan mikrobiologi dari cairan krevikuler gingiva
diperoleh peningkatan jumlah bakteri. Apakah spesies bakteri yang jumlahnya
meningkat pada kasus di atas?
a. Bacteroidesforsythus
b. Treponema denticola
c. Peptostreptococcus
d. Actinobacillus actinomycetemcomitans
e. Prevotella
intermedia
7. Apakah diagnosis klinis kelainan
pada kasus no 5?
a. Dentinogenesis
imperfecta
b. Mottled enamel
c. Amelogenesis imperfecta
d. Enamel pearls
e. Osteogenesis
imperfecta
8. Pria berumur 25 tahun datang ke RSGM
dengan keluhan sakit pada P1 bawah. Dari anamnesa menyebutkan bahwa gigi
tersebut pernah dirawat endo dengan beberapa kali kunjungan. Pemeriksaan klinis
menunjukkan adanya tumpatan amalgam dengan sondasi (-), perkusi (+). Bakteri
predominan pada kasus tersebut adalah:
a. Porphyromonas enododontalis
b. Eikenella corrodens
c. Streptococcus mutans
d. Enterococcus foecalis
e. Staphylococcus aureus
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus