Setelah sekian lama nggak ngetik di netbuk tercinta...Akhirnya di detik ini gue bisa mulai menekan tombol qwerty di keyboard. Satu tahun lamanya gue nggak buat posting-an. Banyak bangeeet cerita yang ingin gue bagi, tapi ntar kalian malah kasihan lagi saat baca kisah hidup gue setahun ini. Hehe. Ya intinya, cuma satu sih. GUE UDAH JADI MAHASISWA. Yee! Singkatnya, gue sekarang tercatat sebagai mahasiswa FKG UMS angkatan tahun 2013. Dan sekarang mulai menyukai jurusan yang gue plih(kok kayaknya dulu nggak suka ya..hehe). Jangan salah, jadi mahasiswa FKG enak kok (apa ini cuma di semester awalnya doang ya??). Pasti pada tanya enaknya apa? Banyak! Ya selama kita senang terhadap bidang yang kita jalani, Insya Allah hari-hari saat kita menjalaninya pasti banyak menemui suka daripada duka :). Udahan dulu yan cerita gue. Sorry kalau nggak penting. Tapi emang nggak penting sih.
Salam Calon Dentist
Pangeran Mangkubumi adik dari Sunan Pakubuwono II di Mataram sangat membenci Kolonialis Belanda. Apalagi setelah Belanda banyak mengintervensi Mataram sebagai Pemerintahan yang berdaulat. Oleh karena itu dengan tekad yang menyala bangsawan muda tersebut lolos dari istana dan menyatakan perang dengan Belanda. Dalam sejarah peperangan tersebut, disebut dengan Perang Mangkubumen ( 1746 - 1757 ). Dalam perjalanan perangnya Pangeran Muda dengan pasukannya dari Keraton bergerak melewati Desa-desa Cemara, Tingkir, Wonosari, Karangsari, Ngerang, Butuh, Guyang. Kemudian melanjutkan perjalanan ke Desa Pandak, Karangnongko masuk tlatah Sukowati. Di Desa ini Pangeran Mangkubumi membentuk Pemerintahan Pemberontak. Desa Pandak, Karangnongko di jadikan pusat Pemerintahan Projo Sukowati, dan Beliau meresmikan namanya menjadi Pangeran Sukowati serta mengangkat pula beberapa pejabat Pemerintahan. Karena secara geografis terletak di tepi Jalan Lintas Tentara Kompeni Surakarta – Madiun, pusat Pemerintahan...
Komentar
Posting Komentar