Seandainya blog ini adalah buku harianku, aku ingin mengutarakan semua cerita yang masih tersimpan dipikiranku. Bukan cerita yang penting dan menarik memang, tapi cerita yang begitu membuatku hanya memikirkan satu hal ini. Satu hal yang biasa kuanggap mudah dulu. Namun sekarang, begitu berbeda. Cerita ini adalah tentang pelajaran Biologi, pelajaran yang paling aku sukai dulu. Ingat, dulu, bukan sekarang. Kenapa bisa begitu? Maaf, ini bukan buku harianku, aku tak bisa memberi alasannya... Semoga aku selalu semangat menjalaninya.
Pangeran Mangkubumi adik dari Sunan Pakubuwono II di Mataram sangat membenci Kolonialis Belanda. Apalagi setelah Belanda banyak mengintervensi Mataram sebagai Pemerintahan yang berdaulat. Oleh karena itu dengan tekad yang menyala bangsawan muda tersebut lolos dari istana dan menyatakan perang dengan Belanda. Dalam sejarah peperangan tersebut, disebut dengan Perang Mangkubumen ( 1746 - 1757 ). Dalam perjalanan perangnya Pangeran Muda dengan pasukannya dari Keraton bergerak melewati Desa-desa Cemara, Tingkir, Wonosari, Karangsari, Ngerang, Butuh, Guyang. Kemudian melanjutkan perjalanan ke Desa Pandak, Karangnongko masuk tlatah Sukowati. Di Desa ini Pangeran Mangkubumi membentuk Pemerintahan Pemberontak. Desa Pandak, Karangnongko di jadikan pusat Pemerintahan Projo Sukowati, dan Beliau meresmikan namanya menjadi Pangeran Sukowati serta mengangkat pula beberapa pejabat Pemerintahan. Karena secara geografis terletak di tepi Jalan Lintas Tentara Kompeni Surakarta – Madiun, pusat Pemerintahan...
Komentar
Posting Komentar